Ngimpi
bag 2
Malam yang sepi dan kesepian
Saat ini dia merana kesepian dalam
hatinya…….wahai angin malam yang rembulan tidak bersinar karna bersembunyi di
kesunyian malam….bagai hatiku yang lesu,pilu dan sedih di malam ini…..wahai
malam dia tidak tahu mengapa cinta ini mulai menurun walau sebenarnya dia tidak
menginginkan ini semua…..tapi apalah daya tuk menghindari tak sanggup
menerima namun dia tetap berharap sebuah
ketenangan tetap berpihak padanya ……..angin malam dirinya ini begitu rapuh
…….yang luka lama dia belum sembuh benar dan baru bangkit dari kerapuhan dengan
sedikit kegembiraan yang dia lalui dengan hari-hari yang tiada makna sesungguhnya …………walau dia
gembira dan pergi kemana-mana hati tetap hampa……..wahai malam apakah semua ini
artinya??????????? Kegembiraan semu kah,,,,kebahagiaan maya kah…..ataukah
memang keduanya………jauh dilubuk hati dia …..jauh didalam jiwa dia …. dia tetap
harus bertahan walau setengah gila……itu kata orang……wahai malam……..itu memang
pilihan dia …….dengan sebuah perjalanan panjang kesengsaraan yang dia jalani
lama kelamaan menjadi kekuatan hati dia, sehingga dia merasa tidak pernah takut
merasa sedih, susah, dan gembira datang silih berganti…….karna itu sudah
menjadi makanan dalam perjalanan hidupnya. Seperti saat ini dia hidup jauh dari
pendamping hidupnya yang semestinya sebagai diri dia menjadi pendamping yang
setia……..namun apalah daya lagi-lagi dia tak berdaya…..tapi tetap dia menjalaninya
dengan keteguhan hati dan kerasnya semangat untuk mencapai kebahagiaan……..tidur
sendiri disebuah rumah yang berukuran tidak besar namun dia buat nyaman didalam hati dia ………..
dia ciptakan sendiri dari niat dia kebahagiaan untuk mengarungi samudra
kegelapan malam yang panjang……..yang kadang-kadang menjadi kenikmatan……kadang-kadang
menjadi sebuah kejenuhan….dan kebosanan……namun tetap itulah dia tak bisa
berubah dengan keadaan……karna sebuah pekerjaan untuk dapat menghidupi diri dan
untuk menghibur hati……….kadang hati dia ingin menjerit………jerit…..bila malam
tiba……..akankah kehidupan ini berlangsung selamanya seperti ini……….walau jauh
didalam hati yang paling dalam….tersiksa…merana……..terlalu berani menghadapi
dasyatnya malam ……itupun kata orang. Tak sedikitpun dia terpengaruh ucapan
siapapun tetap bertekad dengan kesungguhan hati untuk menjadi pendamping
yang
setia…….setia…..dan menjaga nama dia sendiri sebagai seorang yang taat
pada agama…….hanya bisa mengadu dan meminta pada yang kuasa agar hati nya bisa menjadi tenang dan lega. harapan menjadi
sholihah dalam hidup ini, jangan sampai jatuh untuk yang kedua kalinya pada
lubang yang sama …….itu tekad dia ……..walau kadang tanpa makna dalam hati yang
terluka dan dia cari jalan dikesunyian malam untuk menghindari dari
berpalingnya hatinya………biarlah kan dijaga slalu hati dia …..…..tentang rasanya…….namun
kembali lagi…..dapatkah kita selalu bersama tuk menyatukan
perasaan…..mungkinkah oh mungkinkah????????????
Tidak ada komentar:
Posting Komentar