Ngimpi
bag 1
Coba bayangkan,…….apabila dia kembali bersamamu……sedangkan hatinya tidak mencintaimu, tetapi mungkinkah dia tdak
mencintaimu……. Bila dia katakan tidak cinta pasti orang akan tertawa….wa…wa
sedangkan dia bersamamu punya anak tiga………apakah bukan cinta namanya?????
Tetapi ….aku tidak pernah merasakan adanya rasa cinta itu , walau ada tiga anak
, dia merasakan kehadiran dan tak pernah hilang rasa sayangku pada anakku. Jauh
didalam hatinya tetap dia tak pernah
merasakan kehadiran cinta itu. Itulah bila dia boleh mengatakan aku tidak cinta
dengannya. Tapi aku dapat membuktikan adanya kehadiran buah hati nya, selama
delapan belas tahun aku merasakan kehampaan walau dia punya segalanya…..
disbanding teman sebayanya. yaa,..hanya ukuran itu untuk pribadiku saja. Tak
tau sebabnya, bila malam begini rasanya semua teringat kemasa lalunya yang
begitu sedih hatinya, rasa hati ini
seakan membawa dia ke tangisan pilu, dia tak pernah menyesalinya karena ini
jalan hidup yang harus dia jalani dengan “sakdermo nglampahi”.kata pepatah jawa
itu. Namun didalam hati yang paling dalam pun seandainya…………………..dulu dia mencintainya,
dan orang yang dia intai pun bisa membuktikan cintanya padanya……mungkin dia
dapat mempertahankan cinta itu……….mungkin……bahkan yang teringat sampai saat ini
hanya kenangan hampa, yang menyiksa hati, pendeeritaan batin, diapun tidak tahu
mengapa bisa menjadi begitu…….kini orang itu baru merasakan kehadiran
cintanya……..dan berharap kembali padanya………………..tapi apa mungkin???????????????
Walaupun mengatakan cinta padanya 100% bahkan 200% katanya…..yang dia tidak
tahu katanya, tidak, merasa kalau dicintainya……….memang benar….. dia mungkin
tidak tahu diri kalau dia dicintai 100 dan 200% itu……karena setiap kali dia mencintainya seakan dia selalu dijauhkan
darinya,….bahkan dia mencoba berulang
–ulang untuk mencintainya…tetapi apaladaya tetap dia merasa semakin jauh
darinya…….tak tahu apa sebabnya………….semakin cinta semakin jauh rasanya…..maka dia
tidak dapat menikmatinya, apakah itu
sebabnya…………. Dia bertanya pada bulan
jawabnya sama tak tahu apa sebabnya???????????? dia kembali bertanya pada
Bintang jika malam hari , Wahai bintang apakah ini artinya cinta????????????? Hanya
kerlap kerlip bintang menandakan antara ya …dan tidak….sehingga dia etap terus,
dan terus mencari jawabanya, kembali dia bertanya pada angin malam , hanya
hembusan angin yang dingin menembus kulitku…tanda nya hanya diam membisu cinta itu………… tetapi dia tetap
terus mencari dan mencari jawabannya…….apakah dia cinta padanya??????????? Bila
dia menyendiri duduk di teras rumahpun aku tetap berfikir dan mencari jawaban
katanya, kembali aku bertanya pada bunga bunga yang ada di pinggiran pagar
rumahku yang menghiasi indah, saat bunga bunga itu bermekaran , melati putih
harum wanginya menyengat hidungnya dia
tanyai ……apakah engkau mengerti wahai
bunga melati putih seputih hatiku yang selalu mencari arti cinta itu padanya
yang memberi cintnya padaku seratus persen itu……….wahai melati putih beri aku
jawabanmu agar hati ini tidak merinduhkan cinta itu……dan kembali lagi aku belum
di beri kan jawabanya,hanya dia bergoyang goyang seakan menggelengkan yang
pertanda tidak tahu juga apakah dia mencintainya………..coba tanyakan pada air
matamu yang selalu mengalir bila mengingatnya……yaaa….aku terus bertanya pada
hatiku tetapi yang menjawab air mataku terus….menetes…menetes dipipiku……seakan
pertanda tidak tega menjawab arti cintanya yang begitu dikhianatinya…….bukan
karena wanita…..atau pria……namun sebuah
ungkapan yang tidak bisa diterimanya,……..baik dari dirinya,saudaranya,
keluarganya,,….yang menghina…..hanya………hanya…..ah ….sudahlah biarkan masa lalu
biar berlalu…….janganlah engkau mengingatkan cintamu untukku……..yang bila
engkau rasakan semakin menjerit jerit hatimu yang dalam kurun seumur hidupmu tak kan pernah bisa kau
lupakan begitu saja yang akan membuatmu merasa merana dan duka laramu terus
menghantui bagaikan bayangan yang pernah lepas dibelakangmu, yang terus
mengikutimu, kemanapun engkau pergi,
bila sudah begitu kemana engkau akan berlindung…………..memang aku pergi
…..tak tahu kemana untuk menepis semua gundah tapi apa sehingga dia menjauhinya sambil sepatah kata
ooh papa….engkau perkasa, ooh papa…engkau pelindung jiwa jiwa yang lemah namun kini engkau tiada
dirumah, oh papa seperti inkah yang engkau minta jiwa jiwa yang lemah menjadi merana akibat
dari ulah sang perkasa,…..wahai papa ingatkah engkau pada mereka yang selalu
merindukan suka diantara duka, ooh papa….pupuslah suadah harapan merekatuk
menunggu pelindung jiwa jiwa yang lemah……ooh mama……kini tugasmu bertengadah
mendo’a, meminta agar amanah amanah cepat dewasa. Ooh mama… mengapa nasibmu
berubah, menjadi duka nestapa yang tak pernah ada akhirnya. Ooh mama….nasibmu
berubah karena jiwa yang perkasa menjadi
lemah, ooh mama…..sanggupkah engkau menerima tidak ada yangma dan
melepaskannya…….???????????????? Itulah kisah nya dan inilah pada akhirnya
semua tidak ada yang mengalah, HHHancurrrrlah jadinya???????????????