Kamis, 05 Desember 2013

Ngimpi bag 1



Ngimpi
bag 1

      Coba bayangkan,…….apabila dia  kembali bersamamu……sedangkan hatinya  tidak mencintaimu, tetapi mungkinkah dia tdak mencintaimu……. Bila dia katakan tidak cinta pasti orang akan tertawa….wa…wa sedangkan dia bersamamu punya anak tiga………apakah bukan cinta namanya????? Tetapi ….aku tidak pernah merasakan adanya rasa cinta itu , walau ada tiga anak , dia merasakan kehadiran dan tak pernah hilang rasa sayangku pada anakku. Jauh didalam hatinya  tetap dia tak pernah merasakan kehadiran cinta itu. Itulah bila dia boleh mengatakan aku tidak cinta dengannya. Tapi aku dapat membuktikan adanya kehadiran buah hati nya, selama delapan belas tahun aku merasakan kehampaan walau dia punya segalanya….. disbanding teman sebayanya. yaa,..hanya ukuran itu untuk pribadiku saja. Tak tau sebabnya, bila malam begini rasanya semua teringat kemasa lalunya yang begitu sedih hatinya,  rasa hati ini seakan membawa dia ke tangisan pilu, dia tak pernah menyesalinya karena ini jalan hidup yang harus dia jalani dengan “sakdermo nglampahi”.kata pepatah jawa itu. Namun didalam hati yang paling dalam pun seandainya…………………..dulu dia mencintainya, dan orang yang dia intai pun bisa membuktikan cintanya padanya……mungkin dia dapat mempertahankan cinta itu……….mungkin……bahkan yang teringat sampai saat ini hanya kenangan hampa, yang menyiksa hati, pendeeritaan batin, diapun tidak tahu mengapa bisa menjadi begitu…….kini orang itu baru merasakan kehadiran cintanya……..dan berharap kembali padanya………………..tapi apa mungkin??????????????? Walaupun mengatakan cinta padanya 100% bahkan 200% katanya…..yang dia tidak tahu katanya, tidak, merasa kalau dicintainya……….memang benar….. dia mungkin tidak tahu diri kalau dia dicintai 100 dan 200% itu……karena setiap kali dia  mencintainya seakan dia selalu dijauhkan darinya,….bahkan dia  mencoba berulang –ulang untuk mencintainya…tetapi apaladaya tetap dia merasa semakin jauh darinya…….tak tahu apa sebabnya………….semakin cinta semakin jauh rasanya…..maka dia  tidak dapat menikmatinya, apakah itu sebabnya…………. Dia  bertanya pada bulan jawabnya sama tak tahu apa sebabnya???????????? dia kembali bertanya pada Bintang jika malam hari , Wahai bintang apakah ini artinya cinta????????????? Hanya kerlap kerlip bintang menandakan antara ya …dan tidak….sehingga dia etap terus, dan terus mencari jawabanya, kembali dia bertanya pada angin malam , hanya hembusan angin yang dingin menembus kulitku…tanda nya hanya  diam membisu cinta itu………… tetapi dia tetap terus mencari dan mencari jawabannya…….apakah dia cinta padanya??????????? Bila dia menyendiri duduk di teras rumahpun aku tetap berfikir dan mencari jawaban katanya, kembali aku bertanya pada bunga bunga yang ada di pinggiran pagar rumahku yang menghiasi indah, saat bunga bunga itu bermekaran , melati putih harum wanginya menyengat hidungnya  dia tanyai ……apakah engkau mengerti  wahai bunga melati putih seputih hatiku yang selalu mencari arti cinta itu padanya yang memberi cintnya padaku seratus persen itu……….wahai melati putih beri aku jawabanmu agar hati ini tidak merinduhkan cinta itu……dan kembali lagi aku belum di beri kan jawabanya,hanya dia bergoyang goyang seakan menggelengkan yang pertanda tidak tahu juga apakah dia mencintainya………..coba tanyakan pada air matamu yang selalu mengalir bila mengingatnya……yaaa….aku terus bertanya pada hatiku tetapi yang menjawab air mataku terus….menetes…menetes dipipiku……seakan pertanda tidak tega menjawab arti cintanya yang begitu dikhianatinya…….bukan karena wanita…..atau pria……namun  sebuah ungkapan yang tidak bisa diterimanya,……..baik dari dirinya,saudaranya, keluarganya,,….yang menghina…..hanya………hanya…..ah ….sudahlah biarkan masa lalu biar berlalu…….janganlah engkau mengingatkan cintamu untukku……..yang bila engkau rasakan semakin menjerit jerit hatimu yang dalam kurun  seumur hidupmu tak kan pernah bisa kau lupakan begitu saja yang akan membuatmu merasa merana dan duka laramu terus menghantui bagaikan bayangan yang pernah lepas dibelakangmu, yang terus mengikutimu, kemanapun engkau pergi,  bila sudah begitu kemana engkau akan berlindung…………..memang aku pergi …..tak tahu kemana untuk menepis semua gundah tapi apa  sehingga dia menjauhinya sambil sepatah kata ooh papa….engkau perkasa, ooh papa…engkau pelindung jiwa  jiwa yang lemah namun kini engkau tiada dirumah, oh papa seperti inkah yang engkau minta  jiwa jiwa yang lemah menjadi merana akibat dari ulah sang perkasa,…..wahai papa ingatkah engkau pada mereka yang selalu merindukan suka diantara duka, ooh papa….pupuslah suadah harapan merekatuk menunggu pelindung jiwa jiwa yang lemah……ooh mama……kini tugasmu bertengadah mendo’a, meminta agar amanah amanah cepat dewasa. Ooh mama… mengapa nasibmu berubah, menjadi duka nestapa yang tak pernah ada akhirnya. Ooh mama….nasibmu berubah karena jiwa yang perkasa  menjadi lemah, ooh mama…..sanggupkah engkau menerima tidak ada yangma dan melepaskannya…….???????????????? Itulah kisah nya dan inilah pada akhirnya semua tidak ada yang mengalah, HHHancurrrrlah jadinya???????????????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar